Tips Puasa Sehat (1)

Dalam hitungan hari, bulan Ramadhan segera menjelang. Sudah siapkah fisik Anda untuk berpuasa sebulan penuh?

Ahli gizi dokter Saptawati Bardosono mengatakan tubuh, berikut kinerja organ di dalamnya, akan beradaptasi dengan perubahan pola minum, makan, dan aktivitas selama berpuasa.

"Tubuh kita sebenarnya sangat dinamis. Begitu ada perubahan pola makan, minum, dan aktivitas, akan terjadi juga berbagai perubahan dalam tubuh," katanya dalam diskusi Puasa Sehat dengan Pola Minum Air Putih 2+4+2 bersama AQUA di Jakarta, Rabu (25/6/2014).

Misal, kinerja menjadi agak lambat, denyut jantung juga agak lambat. Bagi mereka yang memiliki tekanan darah tinggi, berpuasa justru sangat menguntungkan. Tekanan darah menjadi menurun dan bila ada gangguan jantung, puasa akan meminimalkan.

"Kerja jantung tidak akan terlalu berat, karena ada restriksi (pengurangan) asupan energi ke dalam tubuh," paparnya.

Perubahan itu bisa menguntungkan dan berimbas pada kesehatan, lanjut Saptawati. Namunselama berpuasa kita harus tetap memperhatikan dan menerapkan pola hidup yang sehat.

Agar berpuasa lancar dan menyehatkan, Ketua Indonesian Hydration Working Group (IHWG) itu memberikan sejumlah tips.

1. Jangan mengurangi aktivitas, tapi intensitas.

Berpuasa kata Saptawati bukan berarti bermalasan-malasan atau sama sekali tidak melakukan aktivitas. Apakah itu pekerjaan sehari-hari atau latiham fisik dan olahraga.

Yang paling penting adalah menjaga intensitasnya. Tidak berkerja berlebihan atau olahraga dengan intensitas tinggi yang bisa membuat tubuh mudah lelah.

Jika ingin berolahraga lakukan sebelum berbuka dengan intensitas yang biasa, bukan olahraga dengan kecepatan yang tinggi.

2.Jaga asupan protein dan karbohidrat.

Saptawati mengatakan ada persepsi yang salah bahwa berpuasa menguras lemak, sehingga ketika berbuka seringkali diwarnai aktivitas menyantap makanan berlemak tinggi.

"Padahal, yang hilang saat puasa adalah protein dan karbohidrat. Jadi, ketika berbuka, santap makanan yang berprotein dan mengandung karbohidrat tinggi untuk mengembalikan energi tubuh. Yang terpenting jangan makan berlebihan," jelasanya.

3. Minum air sebanyak yang kita mampu

Cairan seringkali dilupakan, karena kita melulu mempersoalkan kebutuhan makan ketika berbuka dan sahur. Padahal cairan juga banyak keluar sehingga harus segera diganti.

Seperti hari biasa, saat berpuasa pun usahakan memenuhi kebutuhan minum air putih setidaknya delapan gelas sehari, bagi orang dewasa yang sehat. Makanan berbuka, yang umumnya sudah mengadung gula, membuat kita sebaiknya mengkonsumsi air putih.

Saptawati menyarankan sebaiknya minum dua gelas air putih ketika berbuka, dua gelas ketika malam hari dan dua gelas ketika sahur.



<-- Kembali
Copyright © AKES RUSTIDA - BANYUWANGI 2011. All Right Reserved - Maintenance & Program oleh Star Corp.